Akselerasi Kader, KAMMI Sulsel Gelar Training Pengkaderan Nasional

oleh -Dibaca sebanyak 90 kali
TPN KAMMI.L (Doc. Firdaus)

Bulukumbapos.com – Makassar – Pengurus Wilayah KAMMI Sulawesi Selatan sebagai organisasi pengaderan kepemudaan menggelar Training Pengkader Nasional (TPN). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 3-6 Juni 2021 di SIT Al-Biruni, Makassar.

Ketua Panitia TPN 3 Sulsel Muh. Faizal, mengatakan bahwa TPN merupakan jenjang kaderisasi di KAMMI yang bersifat akselerasi karena menggabungkan dua pelatihan, yaitu Training for Instruktur (TFI) dan Dauroh Pemandu Madrasah Klasikal (DPMK).

“TPN 3 Sulsel dikhususkan untuk kader KAMMI Indonesia Tengah, namun ada beberapa peserta dari regional Barat dan Timur,” pungkasnya. Lebih lanjut beliau mengatakan “Terlaksananya kegiatan ini diharapankan lahir instruktur dan pemandu handal yang mampu mengelolah pelatihan di KAMMI sehingga lebih inovatif dan efektif”, ungkap Faizal.

Sementara Ahmad Akbar, Ketua Umum PW KAMMI Sulsel menyampaikan KAMMI akan semakin berakselerasi melahirkan kebermanfaatan dengan semakin banyaknya tokoh pemimpin sekaligus pengader.
“Semakin kompleks problematika ke depan harus dijawab dengan kompetensi sekaligus kemampuan kontribusi yang maksimal”, tutur Akbar.

Menurutnya, KAMMI sudah semakin optimis untuk mewujudkan Kejayaan Indonesia dengan lahirnya banyak pemimpin dari Sulawesi . Salah satu bentuk optimisme tersebut adalah TPN, karena lewat kegiatan ini lahir kader yang akan menjaga moralitas KAMMI.

Di awal sesi TPN ini dilaksanakan pula Stadium Generale dengan mengangkat tema “Kokohkan Kaderisasi, Jayakan Negeri.” Hadir narasumber dari berbagai latar belakang, akademisi hingga aktivis kepemudaan. Kanita Kahfi, Ketua Umum KNPI Sulsel hadir sebagai narasumber. Beliau menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan tidak pernah krisis Pemimpin. Baik itu pemimpin laki-laki ataupun perempuan. Oleh karenanya, kita harus senantiasa merespon berbagai perubahan zaman.

Sementara Syarifuddin Jurdi, Presidium pertama KAMMI Sulsel yang sekarang berprofesi sebagai komisioner KPU Sulsel mencoba membawa peserta diskusi melihat peran kompleks dari pemuda muslim. Beliau menyampaikan bahwa, “anak muda muslim harus bergerak melampaui tembok-tembok mesjid. Aktif mengumandangkan perlawanan terhadap kemaksiatan dan otoritarianisme.” Wujud konkritnya adalah menyiapkan diri menjadi pemimpin serius di masa mendatang.

Ditutup dengan arahan Rijal Muharram, Ketua BPK PP KAMMI dengan pesan hangat tentang pentingnya kolaborasi. “Sekarang adalah era kolaborasi, dimana setiap elemen bangsa harus bergerak beriringan dan saling melengkapi,” demikian kata beliau. Menurutnya kolaborasi menghendaki setiap elemen untuk tumbuh bersama bukan besar sendiri dan mengerdilkan yang lain.

Diakhir sambutannya, Ahmad Akbar berterima kasih kepada seluruh kader KAMMI yang telah berkontribusi dan menyukseskan kegiatan ini.@Firdaus

Ikhwan / BP