Bersama Wabup, Tim Penilai LSS Temukan Hal Baru di MAN 2 Bulukumba

oleh -Dibaca sebanyak 111 kali
Foto (Humas)

Bulukumbapos.com – Tim Penilai lomba sekolah sehat (LSS) yang berasal dari Kementerian Pendidikan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Agama melaksanakan observasi lapangan, pada Jum’at (09/08/2019) di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bulukumba yang mewakili Provinsi Sulawesi Selatan pada ajang LSS tingkat nasional jenjang SMA/SMK/MA.

Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, didampingi Pelaksana Harian Kepala Kantor H. Muhammad Yunus kepala Organisasi perangkat daerah, Ketua dan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bulukumba serta kepala MAN 2 Bulukumba beserta jajaran menyambut kedatangan tim penilai.
Kehadiran Wakil Bupati dan pejabat daerah lainnya, selain sebagai penguatan dan dukungan Kepada MAN 2 Bulukumba dalam ajang ini, juga merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam upaya pengembangan dan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat Bulukumba khususnya kepada pelajar.

Kepala MAN 2 Bulukumba Syarifuddin, menyampaikan bahwa, bagi MAN 2 Bulukumba, Lomba Sekolah Sehat merupakan inspirasi dan motivasi stakeholder madrasah untuk menjadikan madrasah negeri satu-satunya yang terletak di kota Bulukumba ini menjadi lebih bersih, hijau, dan indah.
Sedangkan Wakil Bupati Bulukumba mewakili Pemerintah Kabupaten Bulukumba menyampaikan sambutan selamat datang kepada tim penilai dan meminta agar LSS dimaknai sebagai upaya pengembangan dan penguatan sumber daya manusia dalam aspek kesadaran akan pentingnya suasana yang nyaman dalam menginternalisasikan nilai akademik maupun nilai moralitas etis kepada peserta didik.

Pemerintah Kabupaten meminta falsafah, prinsip dan pola hidup sehat diimplementasikan di setiap sekolah/madrasah disemua jenjang satuan pendidikan dan secara keseluruhan telah mendorong sekolah/madrasah untuk mengikuti program adiwiyata yang relevan dengan program sekolah sehat.
Dirinya mengharapkan agar LSS dijadikan perayaan sekaligus mempertegas eksistensi sekolah/madrasah untuk membangun peradaban baru yang lebih kreatif progresif khususnya perilaku hidup bersih dan sehat yang tidak hanya dilaksanakan untuk kamuflase mengikuti LSS tetapi yang lebih penting terwujud dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
“Kedatangan Tim Penilai adalah bagian dari rekognisi, memberikan pengakuan, penghargaan atas upaya membangun peradaban disekolah. Juara LSS merupakan konsekuensi logis atas membangun peradaban tersebut”. harapnya.

Sementara Ketua Tim Penilai LSS Zulkifli menyampaikan tim penilai telah melaksanakan perjalanan panjang melaksanakan penilaian LSS dan sangat mengapresiasi atas upaya yang telah dilakukan MAN 2 Bulukumba yang mewakili Sulawesi Selatan dalam LSS tingkat nasional yang tahun ini ditekankan dengan Lomba Sekolah Sehat berkarakter.
“penekanannya sekarang adalah karakter, pembiasaan, budaya hidup sehat yang ada di sekolah dan madrasah” jelasnya.

Menurutnya, pada jenjang SMA/MA merupakan jenjang paripurna dalam pengembangan perilaku hidup bersih dan penilaian LSS tahun 2019 ini tidak hanya menilai dalam aspek best performance dan best achievment tetapi juga dalam best attitude yang ada di sekolah dan madrasah.(humas_sfl)
@ikhwan_bp
Follow Instagram@bulukumbapos