,

Bupati Bulukumba dan Forkopimda Keliling Pantau TPS

oleh -Dibaca sebanyak 49 kali
Bupati Bulukumba Saat Melakukan Pemantauan TPS bersama Unsur Forkopimda

BulukumbaPos – Hari pencoblosan Pemilu serentak hari Rabu 17 April 2019 sudah dimulai sejak pukul 07.00 pagi. Tidak ketinggalan Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali dan Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto juga menyalurkan hak pilihnya masing masing. Bupati AM Sukri Sappewali melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 20 Kelurahan Caile di gedung SMA PGRI di dampingi anaknya A. Anwar Purnomo.

Sementara itu, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto didampingi istrinya Sitti Isniyah melakukan pencoblosan di TPS 19 Kelurahan Caile yang berada di gedung MAN 2 Bulukumba.

Wakil Bupati Bulukumba bersama Unsur Forkopimda dalam pemantauan TPS

Usai mencoblos, kedua pimpinan daerah ini bersama dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), yaitu Dandim 1411 Bulukumba Letkol Joko Trianto, Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan, dan Kajari Muh. Ihsan melakukan pemantauan bersama ke beberapa TPS yang berada di Kecamatan Ujung Bulu dan Gantarang. TPS yang pertama dipantau adalah TPS 01 Kelurahan Kasimpureng Kecamatan Ujung Bulu, kemudian bergeser ke TPS 3 Kelurahan Tanah Kongkong yang berada di Kampus STKIP Muhammadiyah, juga di Kec. Ujung Bulu.

Dari kampus STKIP, rombongan Bupati, Wabup dan Forkopimda melanjutkan pemantauannya ke Kecamatan Gantarang. Di kecamatan terbanyak penduduknya ini, Bupati dan Wabup memantau lima TPS, yaitu TPS 4 dan TPS 3 Kelurahan Matekko, TPS 2 dan 4 Kelurahan Jalanjang, serta TPS 2 Desa Bontomacinna.

Bupati AM Sukri Sappewali menyampaikan jika pemantauan dilakukan untuk melihat tingkat partisipasi pemilih di TPS-TPS. Seberapa banyak masyarakat datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya.

“Seperti di TPS 2 Jalanjang ini, partisipasi pemilih sudah mencapai 70 persen, dimana dari 230 nama yang ada di DPT, yang datang sudah mencapai 170 orang lebih,” kata AM Sukri Sappewali di sela-sela pemantauannya.

Selain itu, dia menghimbau kepada penyelenggara di TPS untuk menciptakan TPS yang bersih dan ramah. Tidak boleh ada petugas yang sombong kepada pemilih, dan harus memberikan perlakuan yang sama sehingga semua pemilih dapat menyalurkan hak suaranya.

Dirinya berharap Pemilu Serentak 2019 kali ini menghasilkan pemilu yang jujur, bersih dan mencapai target partisipasi pemilih. “Apa yang kita targetkan minimal 70 sampai 80 persen warga datang mencoblos dapt tercapai untuk memilih wakil-wakil mereka di DPR, DPD, DPRD Kabupaten dan Provinsi, serta Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk lima tahun ke depan,” pinta Bupati dua periode ini.

Pemantauan TPS oleh Bupati dan rombongan diakhiri dengan shalat Dhuhur berjamaah di Masjid Jami Rahmat Bontomacinna yang tidak jauh dari TPS 2.(**ikhwan)