Bupati Gowa Tetapkan Bendungan Bili-bili Status Waspada, Warga di Minta Mengungsi

oleh -Dibaca sebanyak 193 kali

Gowa – BP – Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengimbau warganya agar waspada terhadap dampak banjir yang bisa timbul akibat cuaca buruk dan hujan deras selama dua hari yang mengguyur wilayah Kab. Gowa dan sekitarnya.

Untuk di ketahui, Bendungan Bili-bili merupakan bendungan terbesar di wilayah Sulawesi Selatan, bendungan yang terletak di Kab. Gowa ini berjarak 30 KM arah timur Kota Makassar dan di resmikan pemanfaatannya pada tahun 2005 lalu.

Himbauan Bupati ini di keluarkan menyusul makin tingginya debit air di bendungan Bili-bili dan Kompili Kab. Gowa, untuk itu di himbau agar warga yang tinggal di sekitar aliran bendungan untuk mengungsi, mewaspadai hal-hal yang tidak di inginkan.

Himbauan Bupati Kab. Gowa ini di sampaikan melalui akun media sosialnya:

“Masyarakat Gowa & sekitarnya yang Sy cintai.. Sy ingin infokan bahwa kondisi bendungan bili-bili saat ini di tetapkan menjadi WASPADA karena ketinggian air sdh 101,36 mtr.. sehingga saat ini dilakukan pembukaan pintu air, yang tentu akan berdampak Banjir yg cukup tinggi.. olehnya itu Sy menghimbau agar masyarakat mengungsi dulu dari aliran Hilir bendungan bili-bili, sambil kita sama2 berdoa kpd Allah SWT agar curah hujan normal kembali dan kita semua selalu dlm lindungan Allah SWT.. Amiinnnn!”

Selain Bendungan Bili-bili, terpantau hari ini, , akibat hujan yang terus mengguyur sepanjang hari ini, Selasa (22/1/2019) luapan air Sungai Jeneberang yang melewati Jembatan Kembar di Kab. Gowa yang merupakan poros utama menuju Kota Makassar makin tinggi.(**iwan_bp)