FKUB Se-Sulsel Gelar Rakor dan Sosialisasi Moderasi Beragama di Lutim

oleh -Dibaca sebanyak 169 kali
Prof. Irfan Idris (Kanan) saat membawakan materi

Bulukumbapos.com – ‘Kami merindukan adanya kegiatan adanya kegiatan dari FKUB (Forum Kerukunan Ummat Beragama) Provinsi Sulawesi Selatan yang ditempatkan di Luwu Timur dalam rangka kampanye kerukunan’ Ungkap Ardias Bara Ketua FKUB Luwu Timur.

Hal ini diungkapkan Ardias Bara di sela-sela Rapat Koordinasi FKUB tingkat provinsi Sulawesi Selatan yang gelar di Matano Player Kompleks PT. Vale TBK yang terletak di pesisir Danau Towuti Soroako Luwu Timur.

Kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini (13-15/12/2019) ini di hadiri puluhan peserta dari 22 perwakilan Kabupaten/Kota sebagai peserta, baik dari unsur Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik), Kementerian Agama maupun dari pengurus FKUB Kab/Kota yang merupakan unsur dari berbagai agama (Islam, Kristen Katolik, Kristen Protestan, Budha, Hindu dan Khonghucu).

Ardias Bara dalam wawancara dengan media Bulukumbapos.com mengutarakan esensi dari kegiatan ini: ‘Kegiatan ini adalah sosialisasi moderasi beragama dan rapat koordinasi ini bertujuan untuk memberi pemahaman beragama pada ummat beragama dalam hal keragaman, makanya kami angkat tema’ Hidup Rukun Indonesia Maju’, dan Insya Allah kita agendakan kegiatan ini secara rutin setiap tahun untuk terus merajut kebersaman antar sesama umat beragama’.

Ardias Bara Ketua FKUB Luwu Timur (Kanan) bersama peserta Rakor dari FKUB Bulukumba

Dikonfirmasi terkait waktu kegiatan yang diaadakan di bulan Desember, Ardias mengatakan bahwa kegiatan ini di gelar dibulan Desember karna faktor teknis, panitia pelaksana belum mampu melaksanakan sebelum Desember’.

Pembukaan Rakor dihadiri Bupati Luwu Timur dan unsur Forkopimda dan pemerintah kecamatan serta desa/kelurahan, pada sesi Rakor, materi disi oleh Ketua FKUB Provinsi Sulawesi Selatan Professor Abd. Rahim Yunus, materi dari MUI Sulsel, dan materi Para Pimpinan/Perwakilan tiap Agama. Dan sesuai jadwal dari penanggung jawab kegiatan Yonggris Lao bahwa salah satu materi inti akan dibawakan oleh Professor Irfan Idris Direktur Deralikalisasi BNPT Pusat Jakarta dan terakhir adalah festival budaya.

Salah satu peserta dari FKUB Kabupaten Bulukumba Ikhwan Bahar yang hadir bersama Muh. Yusuf Shandy mengungkapkan adanya peluang dari FKUB untuk mendapat dana hibah dari pemerintah daerah: ‘Dari Rakor ini kami dapat informasi bahwa sesuai SKB (Surat Keputusan Bersama) dua menteri (Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama) No. 98 tahun 2006, dimungkinkan bagi pengurus FKUB untuk mendapat dana hibah dari pemerintah daerah selain dana melekat yang telah ada di Kesbangpol, untuk menunjang program yang sifatnya keummatan dan menjaga kerukunan sesama ummat beragama di daerah’.
Penulis:ikhwan_bp
Follow Instagram@bulukumbapos