Issu Gempa, Bupati Bulukumba :Jangan Percaya Berita Hoax.!

oleh -

BulukumbaPos – Beredarnya issu gempa di jejaring mesia sosial membuat warga panik, khususnya yang tinggal di pesisir pantai area Kampung Nipa dan Pasar Cekkeng Kota Bulukumba, issu ini berawal dari adanya kabar terjadinya gempa di perbatasan Sinjai Timur dan Tellu Limpoe Kab. Sinjai yang di rasakan sampai Kec. Kajang Kab. Bulukumba, sehingga warga di area pesisir pantai kota Bulukumba ikut berlarian keluar rumah malam ini, Senin (1/10/2018).

Menanggapi hal itu, pemerintah daerah kab. Bulukumba Bulukumba dalam hal ini Bupati AM.Sukri Sappewali meminta kepada warga untuk tetap tenang dan tidak percaya berita Hoax di media sosial, berikut kutipan penyampaian beliau melalui grup – grup WhatsApp:

Di KAITKAN DGN BERITA HOAX YG BERKEMBANG, SAYA MENGHIBAU MASYARAKAT UTK TETAP TENANG DAN JANGAN PERCAYA BERITA BERITA YG TDK BERTANGGUNG JAWAB BAHWA SESUNGGUHNYA GEMPA BUMI TDK BISA DI IPREDIKSI DAN BELUM ADA TEHNOLOGI YG MAMPU MENDETEKSI AKAN DATANG NYA GEMPA BUMI OLEH KARENA ITU DI MOHON MASYARAKAT UTK TDK PERCAYA JIKA ADA BERITA2 BAHWA AKAN TERJADI GEMPA MARI KITA TETAP TENANG DAN WASPADA SERTA BERDOA AGAR KITA MASYA BULUKUMBA DAN SULSEL TERBEBAS DARI BENCANA DAN BALA PERBANYAK ZIKIR DAN IQTIFAR DAN BERDOA MOHON KESELAMATAN DIRI KLG DAN WARGA AMIN YRA SIAP DIRI DAN KLG UTK MENGUNSI TIBA DGN JALUR PENGUNSIAN DIRUMAH ANDA YG JELAS JIKA MENGUNCI PINTU BIARKAN JANGAN DICABUT KUNCINYA UTK MEMPERMUDAH PENGUNSIAN BUPATI BULUKUMA 🙏🙏 ini yg kita sebar

Informasi dan klarifikasi ini juga di sampaikan Bupati AM. Sukri A. Sappewali melalui jejaring HT (Handy Talk) dan instruksi pengumuman tertulis melalui masjid masjid, selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab.Bulukumba pun sudah turun ke masyarakat memberi pengumuman melalui mobil informasi untuk menenangkan masyarakat dan yang mengungsi agar kembali ke rumah masing-masing sambil berdoa mendekatkan diri kepada sang Khalik.

BMKG Wilayah Makassar pun sudah menebarkan pengumuman tertanggal 30 September 2018 dalam bentuk maklumat kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik terkait dengan issu gempa ini.(**wan_bp)