Kasi Bimas Kemenag Bulukumba Sosialisasikan Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ditengah Pandemi Covid-19

oleh -Dibaca sebanyak 93 kali
Suasana sosialisasi di Kantor KUA Bonto Bahari

Bulukumbapos.com – Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas) Kementerian Agama Kab. Bulukumba H. A. Mapparola mensosialisasikan Surat Edaran (SE) terbaru dari Menteri Agama RI di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bonto Bahari. Rabu, (25/6/ 2020). Yang diikuti para penyuluh agama dan staf kantor KUA Bonto Bahari.

H. A. Mapparola mengatakan: “SE nomor 15 Tahun 2020 ini tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan di rumah lbadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman covid di masa pandemic, ini diterbitkan sebagai respon atas kerinduan umat beragama untuk kembali melaksanakan ibadah di rumah ibadah masing-masing dengan tetap menaati protokol kesehatan, terutama dalam rangka pencegahan persebaran Covid-19 dan perlindungan masyarakat dari risiko ancaman dampaknya”.

Ia,menambahkan bahwa: “Hingga memasuki suasana penormalan baru, kini Masjid harus menjadi contoh terbaik pencegahan persebaran covid- 19. Menurut Mapparola bahwa di Masjid ini harus menjadi sentral edukasi bagi masyarakat, dari Masjid tercipta kedisiplinan. Kebiasaan di masjid akan terbawa-bawa hingga mengunjungi fasilitas umum lainnya. Olehnya itu kita meminta kepada seluruh penyuluh agama bersama dengan para pengurus masjid untuk terus mengedukasi masyarakat akan tertib pencegahan covid-19 seperti cuci tangan, gunakan masker, jaga jarak dan lainnya”.

“Masjid harus terbebas dari covid-19 yang ditandai dengan Surat Keterangan (suket) Bebas Covid-19 dari Pemerintah, dan bagi masjid-masjid yang belum memiliki suket itu, segera mengurus dengan cara menghubungi petugas gugus setempat, agar orang ke masjid selain beribadah juga merasa senang, aman dan nyaman,” Himbau Mapparola.

Selain itu, Kasi Bimas Kemenag Bulukumba ini juga menyebut kehebatan dari seorang penyuluh agama.
“Penyuluh agama itu berbeda dengan para penyuluh-penyuluh yang ada pada instansi lain, penyuluh agama itu mensyi’arkan untuk seluruh keselamatan. Inilah kehebatan para penyuluh agama,”. Puji Mapparola

H. A. Mapparola juga menepis issu kalau ditengah pandemi ini, penyuluh agama justru berkurang tugasnya, justru bertambah karna Penyuluh Agama kita minta banyak bersosialisasi dan berdakwah tentang bahaya Covid-19 melalui dakwah dan media yang ada.

H. Amri Syam, Kepala KUA Bonto Bahari menambahkan: “Kita bersyukur bahwa di Kecamatan Bonto Bahari belum ada yang terjangkiti virus corona ini, namun demikian tetap harus jaga-jaga, makin gencarkan sosialisasi waspada wabah ini mengingat Bonto Bahari ini pusat destinasi wisata di Bulukumba. (Rilis: Abdul Halim)
#Ikhwan / BP