KH. Sanusi Baco Meninggal Dunia, Tokoh Agama Bulukumba Sampaikan Belasungkawa

oleh -Dibaca sebanyak 441 kali
KH. Sanusi Baco (kiri) saat dikunjungi Plt Gubernur Sulsel A.Sudirman Sulaeman (kanan) (Doc.)

Bulukumbapos.com – Innalillah wa inna ilaihi rojiuun, berita duka datang dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Seorang ulama kharismatik yang merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, AG KH. Sanusi Baco dikabarkan meninggal dunia.

Sang ulama kebanggaan masyarakat Sulsel ini menghembuskan nafas terakhirnya saat menjalani perawatan medis akibat sakit yang dideritanya di Primaya Hospital (dulu Rumah Sakit Awal Bros), Sabtu 15 Mei 2021, malam ini.

Kabar wafatnya AG.KH. Sanusi Baco tersebut beredar cepat secara luas di grup WhatsApp, termasuk di grup MUI Bulukumba dan Majelis Dai Muda Bulukumba.

KH Tjamiruddin, Ketua MUI Bulukumba yang juga, Ketua Rois Suriah NU Bulukumba saat dikonfirmasi Bulukumbapos.com menyampaikan duka atas wafatnya KH. Sanusi Baco “Sulsel bahkan Indonesia telah kehilangan sosok ulama yang tawadhu dan kharismatik, mari doakan beliau, semoga amal bakti dan kebaikannya beroleh syurga di sisi Allah”, tuturnya.

H. Abdul Hakim Bohari, Ketua Tanfidz NU Bulukumba pun mengaku sangat kehilangan sosok ulama yang dihormati tersebut “Dalamnya ilmu dan pemahaman beliau sangat sulit dicari samanya, semoga segala ilmu dan kebaikannya dibalas setimpal oleh Allah”,.

Ikhwan Bahar saat berpose dengan KH. Sanusi Baco usai membuka Pelatihan Jurnalistik MUI di Makassar.

Sementara itu Ketua Majelis Dai Muda Bulukumba Ikhwan Bahar juga mengungkapkan duka mendalam.
“Pada beberapa kesempatan saya bertemu langsung dengan beliau dan sungguh beliau ulama yang tawadhu dan mendalam ilmunya, kita kehilangan sosok tokoh agama bahkan tokoh bangsa seperti beliau, semoga Allah memberikan balasan syurga untuk beliau”, harap Ikhwan.


AG KH. Sanusi Baco yang akrab disapa Pak Kiyai, merupakan Ulama kharismatik, pemimpin spiritual di Sulawesi Selatan dengan beberapa posisi penting pada lembaga keagamaan, selain menjadi Rais Syuriah NU, beliau juga dipercaya sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan, Ketua Umum Yayasan Masjid Raya Makassar serta mengasuh Pesantren Nahdlatul Ulum Soreang Maros, salah satu Pesantren Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros.
#Ikhwan / BP