Majelis Ta’lim PKK Desa Topanda Aktif Ikut “Ngaji” di Kajian Dai Muda Bulukumba

oleh -Dibaca sebanyak 20 kali

BulukumbaPos – “Alhamdulillah hari ini, Jumat 12 April peserta yang mengikuti kajian rutin dai muda mencapai 120 orang, ini juga sesuai absensi yang di, sebar Nuraima, Zulfikar, Mizwar, Ilyas dan adik-adik pengurus Majelis Dai Muda di lokasi” Demikian yang di ungkapkan Ust. Ikhwan Bahar Ketua Dai Muda Bulukumba dalam rilisnya kepada BulukumbaPos.

Giat keagamaan yang di gagas para pengurus Majelis Dai Muda (MDM) Kab. Bulukumba ini memang mempunyai daya tarik tersendiri dari masyarakat, karna selain menyuguhkan pembelajaran agama juga memberi informasi dari beberapa instansi dan lembaga yang informasinya di butuhkan masyarakat, seperti menghadirkan unsur Polres, Kodim, KPU, Bawaslu, MUI, Kesbangpol Pemkab Bulukumba serta lembaga swasta lainnya.

Dan pada Jumat kali ini, bertempat di Taman Kota Eks Pasar Lama Kota Bulukumba, kajian rutin dai muda di kerjasamakan dengan Kalla Toyota Bulukumba dan Bikers Muslim Bulukumba (BMB) dengan tema: “Mencetak Generasi Millenial yang Disiplin dan Bebas Narkoba” yang di hadiri ratusan peserta, antara lain: Personil Kodim 1411 Bulukumba, Personil Polsek Ujung Bulu, Personil Satpol PP dan Damkar, Mahasiswa Stikes Panrita Husada Bulukumba serta pramuka Habibi Ainun dari pangkalan SMKN 1 Bulukumba.

Peserta dari Satpol PP dan Damkar serta ibu-ibu Majelis Ta’lim

Tak ketinggalan hadir para ibu-ibu Majelis Ta’lim dari PKK Desa Topanda Kec. Rilau Ale yang di pimpin langsung Ketua TP-PKKnya Erniwati, Majelis Ta’lim dalam Kota Bulukumba, Siswa SMA Negeri 1 Bulukumba, Siswa MAN 2 Bulukumba, Siswa SMA Negeri 8 Bulukumba, Siswa SMP Negeri 2 Bulukumba, serta para pengurus Bikers Muslim Bulukumba.

Acara di mulai dengan mengaji/tadarrus bersama di pandu Ketua Dai Muda Bulukumba, di lanjutkan dengan pembahasan tajwid oleh Ust. Maulana Khadafi Wakil Sekertaris Dai Muda, selanjutnya sambutan dari Kepala Kalla Toyota Bulukumba H. Salahuddin lalu materi tentang disiplin berlalu lintas dari Satlantas Polres Bulukumba (IPDA Kasman) dan materi tentang bahaya narkoba oleh Kasatres Narkoba Polres Bulukumba (AKP. Aris Sumarsono).

Dalam paparannya, IPDA Kasman selaku Kanit Dikyasa yang mewakili Kasatlantas mengungkapkan: “Ada dua “Mesin Pembunuh” saat ini yaitu lakalantas dan narkoba yang merenggut jiwa manusia tiap hari tak terkecuali di Kabupaten Bulukumba yang angka kecelakaan lalu lintasnya cukup tinggi karna kurangnya kesadaran masyarakat untuk disipilin berlalu lintas”.

AKP. Aris Sumarsono juga mengungkapkan keperihatinnya terkait masalah narkoba: “Peredaran narkoba makin mengkhawatirkan di Butta Panrita Lopi ini dan kita tidak boleh berlepas diri bahwa keluarga saya tidak ada yang terindikasi narkoba, akan lebih baik jika kita waspada dan mawas diri”. Ungkapnya.

Sesi akhir acara di isi dengan tanya jawab dan pemberian sovenir dari Kalla Toyota Bulukumba untuk peserta dan di tutup dengan doa, di pandu oleh Ust. Hafid Rahman dari pengurus Dai Muda Bulukumba. (**wan_bp)