Pencanangan Zona Integritas di Lapas Bulukumba, ini Tujuannya.!

oleh -Dibaca sebanyak 58 kali

BULUKUMBA – BP – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba, melakukan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Dalam pencanangan ini, Kepala Lapas IIA Bulukumba mengundang Bupati Bulukumba, Dandim 1411, Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kemenag (Di Wakili KTU Kemenag), Ketua MUI dan Kepala BRI Cabang Bulukumba menjadi saksi pada kegiatan tersebut, Rabu (6/3/2019).

Kepala Lapas, Saripuddin Nakku menyebut jajaran Lapas Kelas IIA Bulukumba terus berusaha untuk terus menjadi lebih baik, ini dibuktikan dengan adanya penandatanganan zona integritas dengan tujuan untuk memperoleh predikat WBK dan WBBM dari tim Kemenpan-RB Jakarta.

“Dalam membangun zona integritas, banyak hal yang harus diperbaiki. Olehnya itu butuh pembuktian misalnya bagaimana di bagian pelayanan dan pemberian hak-hak narapidana agar dapat berperan aktif memberikan pelayanan sesuai standar prosedur,” ungkap Syarifuddin Nakku di Aula Lapas Kelas IIA Bulukumba.

Bupati Bulukumba berbincang dengan para pegawai di Lapas Bulukumba

Sebelum penandatanganan, dipimpin oleh Kepala Lapas, seluruh pejabat dan petugas Lapas secara bersama-sama mengucapkan pernyataan sebagai berikut :

“Saya Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bulukumba, Pejabat Struktural, Jabatan Fungsional Tertentu dan Fungsional Umum, Dengan ini menyatakan bahwa:

1. Kami siap untuk mensukseskan pelaksanaan Program Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani;
2. Kami tidak akan terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba baik di dalam Lapas maupun di luar Lapas
3. Kami bersedia memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, alat-alat komunikasi dan barang-barang terlarang lainnya di dalam Lapas;
4. Kami tidak akan membawa alat komunikasi (Hp) ke lingkungan blok hunian dan menyimpannya di loker yang telah disediakan;
5. Kami bersedia digeledah oleh petugas yang telah ditunjuk oleh Kepala Lapas, tidak terkecuali oleh tunas muda Pengayoman.
Demikian pernyataan ini saya ucapkan untuk dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab”

Sementara itu, Bupati AM Sukri Sappewali mengapresiasi tekad jajaran Lapas Kelas IIA Bulukumba untuk melakukan perbaikan melalui pencanangan zona integritas. Menurutnya hal tersebut merupakan satu langkah maju dari Lapas di tengah banyaknya sorotan yang sering ditujukan ke lembaga pemasyarakatan, misalnya adanya transaksi narkoba, serta praktek pungli, suap dan lainnya.

“Kita berharap dengan pencanangan zona integritas ini menjadi jaminan bahwa kita tidak lagi mendengar ada praktek-praktek suap di lembaga ini,” pinta AM Sukri Sappewali saat menyampaikan sambutannya.

Usai acara, Bupati dua periode ini bersama para undangan berbincang dengan para keluarga tahanan yang juga diundang menghadiri pencanangan zona integritas tersebut. Dia juga menemui para tahanan di blok hunian dan berbincang sejenak terkait pelayanan dalam Lapas Bulukumba tersebut.(**ikhwan)