Peringati Harlah NU ke-98, PC NU Polewali Mandar Gelar Dzikir dan Doa Bersama

oleh -Dibaca sebanyak 72 kali
Suasana Dzikir dan Doa (Doc. AF)

Bulukumbapos.com – Polewali – Jelang Satu Abad Nahdatul Ulama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Polewali Mandar menggelar kegiatan peringatan Hari Lahir NU ke-98, yang dihelat dalam nuansa Dzkir dan Doa Bersama dengan mengangkat tema “Meneladani Muassis Menuju Kemandirian NU”.

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh agama dari NU termasuk unsur pemerintahan serta undangan lainnya berlangsung khidmat di Masjid Agung Syuhada Polewali dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang ketat, Ahad 17 Rajab 1442 H. (28/02/2021).

Ag. KH. Abd Latif Busyrah (Pimpinan Ponpes As Salafy Parappe Campalagian) didaulat memimpin zikir didepan ratusan undangan yang hadir. Lantunan zikir yang mengalun syahdu dan menenangkan hati pun menggema dari Masjid Agung Syuhada yang menjadi masjid kebanggaan masyarakat Polewali Mandar.

Ketua PC NU Polewali Mandar M. Arsyad, S.Ag, M.Pd.I. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Harlah NU ke 98 yang dihelat PC NU Polewali Mandar bertujuan memperingati momen penting menjelang satu abad lahirnya Nahdlatul Ulama di tanah air.

Lanjut M. Arsyad, NU selama ini istiqamah dan aksis dalam mengawal faham Ahlus Sunnah wal Jamaah (Aswaja) di tengah perkembangan masyarakat dunia yang semakin majemuk dan modern seperti saat ini. Ketum PCNU yang merupakan alumnus Ponpes DDI Kaballangan juga mengungkapkan bahwa di Harlah ke 98 ini juga menjadi momen terbaik mendoakan para muassis NU baik dalam skala nasional maupun lokal.

Zikir dan doa untuk para muassis sebagai bentuk tasyakuran atas lahirnya Nahdlatul ulama sebagai organisasi keagamaan terbesar yang ada di dunia. Menurutnya sekiranya NU tidak ada di Indonesia kita tidak bisa bayangkan kira-kira bagaimana bentuk negara Indonesia saat ini terlebih di tengah hantaman dan serangan idiologi transnasional yang sangat luar biasa.

Oleh karenanya, selaku Ketua PC NU Kab. Polewali Mandar berpandangan bahwa tidaklah salah jika NU akhirnya diumpamakan dengan “Jimat”-nya Indonesia, tutur M. Arsyad di depan ratusan undangan yang hadir.

Tampak hadir dalam acara Harlah NU tersebut Ka. Polres Polman, Dandim 1402 Polmas, Ketua PD DDI Kab. Polman Abd Haris Nawawi, S.Ag, M.Pd.I., Katib Syuriah PCNU Polman, Ka. MAN 1 Polman H. Marsuki, S.Ag, M.Pd.I., Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi NU Polman dan lain-lain.

Ikhwan/Ahmad Fahruddin