Program Dai Muda “Ngaji On The Street” Di apresiasi Ketua Baznas Bulukumba

oleh -Dibaca sebanyak 23 kali

BulukumbaPos. Com – Ada banyak program dakwah dan sosial kemasyarakatan yang telah di jalankan para Dai Muda Bulukumba yang tergabung dalam Majelis Dai Muda (MDM) Kab. Bulukumba Sul-sel.

Program Ngaji On The Street ini telah di jalankan Pengurus Majelis Dai Muda sejak tahun lalu secara rutin tiap Jumat sore dengan materi dan tempat yang berbeda, dan kali ini mengambil lokasi di Taman Kota eks Pasar Lama Kota Bulukumba. Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat Bulukumba tak terkecuali dari Ust. Yusuf Shandy Ketua Baznas Bulukumba, melalui akun media sosialnya @M.Yusuf Shandy beliau menuliskan :

Screen shot akun media sosial Ketua Baznas Bulukumba

GELIAT “Ngaji On The Street” di BULUKUMBA

Ngaji tak mesti di masjid atau mushalla. Belajar tak harus di ruang kelas. Ngaji, belajar dan dakwah bisa dilakukan di mana saja, termasuk di taman-taman.

Di Bulukumba, Sulawesi Selatan, sebuah komunitas yang bernama Majelis Dai Muda (MDM) memiliki kegiatan dakwah, keagamaan dan sosial yang beragam dan inovatif. Dai-dai muda yang tergabung dalam lembaga ini tak hanya berikan pengajian di masjid atau mushalla. Beberapa pengajiannya dilakukan di taman, seperti di Cekkeng Nursery, Pinisi Park, dan Taman Kota Bulukumba.

Pekan ini, pengajiannya dilaksanakan di Taman Kota Bulukumba, yang terdapat di seberang kantor Baznas Kab Bulukumba . Salah satu pembicaranya yang hadir Jum’at (8/2) sore ini adalah Drs. KH. Tjamiruddin, M.Pd., Ketua MUI Bulukumba sekaligus Wakil Ketua II BAZNAS Kab. Bulukumba

Peserta yang hadir dalam pengajian ini bukan hanya anggota MDM, tapi ada juga dari kalangan mahasiswa, anggota TNI & Polri, aktivis dan lainnya. Intinya,siapapun boleh ikut dalam pengajian ini.

Materi-materi kajian yang disajikannya pun beragam. Ada kajian fikih, akidah, akhlak, sirah nabawiyah, tajwid & tahsin, caracter building, ruqyah syar’iyyah, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Lembaga yang dipimpin oleh Ust. Ikhwan Bahar ini terbentuk pada 2017 lalu. Uniknya, walau latar belakang pendidikan dan “mazhab” anggotanya berbeda-beda, tapi tetap selalu berjalan beriringan dan saling menguatkan satu sama lain. Orang-orang yang duduk sebagai dewan pembina-nya pun berasal dari lembaga dan latar belakang pendidikan yang berbeda-beda.

Semoga bermanfaat
Berkah, sehat n sukses selalu buat semua. Aamiinn.

Demikian tulis Ust. Yusuf Shandy Ketua Baznas Bulukumba sekaligus Sekertaris Dewan Pembina Majelis Dai Muda Bulukumba. (**ikhwan)