Rakor Kepala KUA Ujung Bulu bersama Ormas, OKP dan Komunitas Keagamaan, Ini yangDibahas

oleh -Dibaca sebanyak 122 kali

Bulukumbapos.com – Dalam upaya menyamakan persepsi dalam hal memakmurkan masjid di Kecamatan Ujung Bulu, sebagai ibukota Kabupaten Bulukumba, maka Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) selaku Koordinator Organisasi Keagamaan di tingkat kecamatan bersama pemerintah Kecamatan Ujung Bulu menggelar rapat koordinasi yang di hadiri tiga orang perwakilan setiap organisasi berbasis keagamaan.

Diantara perwakilan lembaga dan komunitas yang sempat hadir, antara lain: Ketua dan Pengurus DPK BKPRMI Ujung Bulu, Pengurus Majelis Dai Muda (MDM), Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) , Komunitas Pejuang Subuh (Kopjus), Bikers Muslim Bulukumba, FKCA, Badan Kontak Majelis Ta’lim (BKMT) dan Penyuluh Agama Islam (25/07/2019) bertempat di Aula Kantor KUA Kec. Ujung Bulu

Rapat Koordinasi ini adalah tindak lanjut dari Pertemuan Pengurus BKPRMI Kec. Ujung Bulu dengan Kepala KUA Kec. Ujung Bulu beberapa waktu lalu di Pantai Samboang Kec. Bonto Tiro

“Dalam memakmurkan masjid ini kita fokus pada tujuan utama kita tidak usah menyentuh persoalan khilafiyah (perbedaan pendapat), artinya kita mengutamakan persamaan daripada perbedaan, termasuk ketika kami diminta sebagai pembicara pada organisasi lain maka harus disampaikan yang berkenang dengan mereka, yah tentu caranya pelajari terlebih dahulu letak perbedaanya dimana, adapun dalam pelaksanaan amalan itu, kami ini lakukan sesuai apa yang kami pahami selama ini. Jelas H. Ansar Mahdy

Kita menyayangkan program-program pada sebagian besar masjid kita selama ini pada masjid-masjid kita hampir tidak ada kegiatan kecuali hanya sekedar shalat berjama’ah saja, ini berarti hanya menggunakan masjid ini sekitar 50 menit dalam 24 jam, artinya pahala-pahala para penyumbang itu tidak maksimal padahal masjid itu adalah pusat kegiatan apapun bentuknya sepanjang bermanfaat untuk ummat, termasuk kalau dizaman Rasulullah Saw itu ditempati latihan/belajar memanah oleh para sahabat, maka kita berharap juga ada klasifikasi masjid, dari nasinal, provinsi, kabupaten, kecamatan dan desa. Lanjut Ansar Mahdy

A. Isyadi A. Amir Sekretaris Kecamatan Ujung Bulu menguatkan hal ini: “Kita upayakan secepatnya akan kita musyawarahkan untuk menetapkan masjid besar di Kecamatan Ujung Bulu, dan masjid jami’ disetiap kelurahan”.

“Insya Allah Pemerintah Kecamatan akan menindaklanjuti hasil pertemuan kita ini, yang selanjutnya akan membuat surat edaran dan diintruksikan kepada semua instansi di wilayah ini (Ujung Bulu) bahwa kalau azan sudah dikumandangkan semua aktifitas dihentikan lalu kemasjid (bagi yang muslim), termasuk para Lurah se Kecamatan Ujung Bulu kepada pengurus masjid untuk membentuk remaja masjid. Ungkap A. Irsyadi dalam sambutannya

A. Syamsir selaku Ketua BKPRMI Ujung Bulu yang hadir pada kesempatan ini melaporkan beberapa hal terkait kendala remaja masjid diantaranya “Sebaiknya ini para pengurus masjid tidak alergi dengan adanya remaja masjid bahkan ada yang menganggap remaja masjid ini sebagai saingan, mari bersinergi dalam kebaikan”. Tutur pemilik Klinik Ruqyah Ainun Syam ini. (Halim)

Redaksi: Ikhwan_bp