Salut! Firdaus Mahasiswa Difabel Netra dari Yapti, Raih Gelar Sarjana di UIM Makassar

Bulukumbapos – Makassar – Alhamdulillah, prestasi membanggakan ditorehkan oleh Firdaus, salahsatu mahasiswa disabilitas netra Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dan Sastra (FKIPS) Universitas Islam Makassar (UIM), yang mengikuti ujian tutup pada Kamis 15 Januari 2026i.

Namun Firdaus berhasil menyelesaikan studi kurang lebih 5 tahun di tengah berbagai tantangan yang dihadapinya selama proses perkuliahan berlangsung.

Kesuksesan tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang untuk meraih prestasi akademik. Dengan ketekunan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah, Firdaus mampu mengikuti seluruh tahapan akademik hingga menyelesaikan studinya dengan IPK Nilai Rata-Rata: 381/4
Nilai Huruf: 95

Rentang Penskoran (Range Nilai Skala 100 — Keterangan):
A (91–100) Lulus
A- (86–90,99) Lulus.
Setelah ujian berlangsung berbagai dosen dari Fakultas FKIP memberikan semangat dan selamat kepada Firdaus atas perjuangan dan gelarnya.
“Selamat kepada Firdaus atas perjuangan dan gelarnya dan sudah Dinyatakan LULUS dengan Indek Prestasi Kumulatif 3,80 dan Saudara (i) berhak menggunakan gelar Sarjana Pendidikan (S. Pd)”, tutur Dr. Mulyadi, M.Pd., selaku Dekan FKIPS UIM saat acara yudisium.

Selain itu, Firdaus juga menceritakan saat ujian berlangsung ia terharu dan meneteskan airmata karena mengingat kedua orangtuanya, saudara-saudaranya dan para relawan yang membantunya hingga bisa meraih sarjananya.
“Saat saya dibacakan judul presentasi, saya terharu dan menangis mengingat kedua orang tua, saudara, guru-guru dan relawan-relawan yang siap siaga saat saya butuh bantuan, untuk itu saya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak karena dengan adanya kalian saya bisa berdiri sampai di titik ini,” jelas Firdaus saat di temui awak media.

Sementara itu, di tempat yang terpisa, Dekan FKIPS Universitas Islam Makassar, Dr. Mulyadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Firdaus menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tinggi inklusif dapat memberikan ruang yang setara bagi seluruh mahasiswa untuk berkembang.
“FKIPS UIM terus berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang ramah disabilitas serta mendorong terciptanya lingkungan akademik yang berkeadilan dan humanis,” tandasnya.
Hal tersebut dipertegas oleh Wakil Dekan FKIPS Universitas Islam Makassar, Dr. Supriadi, S.Pd., M.Pd., menilai capaian Firdaus sebagai hasil dari kerja keras, keteguhan, dan kemauan kuat yang patut menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut juga menunjukkan pentingnya dukungan lingkungan akademik yang suportif dalam membantu mahasiswa menyelesaikan studi secara optimal.

Sementara itu, Erniati, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIPS UIM, menambahkan bahwa Firdaus dikenal sebagai mahasiswa yang tekun, konsisten, dan bertanggung jawab dalam menjalani kewajiban akademik.
Ia berharap keberhasilan Firdaus dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya, khususnya mahasiswa penyandang disabilitas, untuk terus percaya diri, mengembangkan potensi diri, dan menyelesaikan studi tepat waktu.

Rilis; Firdaus
Editor: Ikhwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *