Tantangan Dakwah Dimasa Pandemi jadi Bahasan IPMI dalam Temu Aktivis Dakwah Sekolah Nasional

oleh -Dibaca sebanyak 44 kali
Tangkapan Layar saat Zoom Meeting berlangsung (doc)

BulukumbaPos – Makassar – Ikatan Pelajar Muslimah Indonesia (IPMI) kembali menggelar program, yang diberi nama Temu Aktivis Dakwah Sekolah Nasional (TADSN), pada Ahad (29/08/21).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Time To Change Finish The Challange”, berlangsung mulai pukul 08.00-12.30 WITA melalui Zoom Meeting.

Adapun jumlah partisipan pada kegiatan ini sebanyak 378 orang, terdiri dari tamu undangan, pengurus IPMI Pusat, Wilayah, dan Daerah, serta pengurus Rohani Islam (Rohis).

TADSN merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh IPMI Pusat yang bekerjasama dengan pengurus IPMI Daerah se-Nusantara, hal itu diungkapkan Rissa Purnamasari Syafi selaku ketua panitia.

Senada dengan itu Evawani Pratiwi, selaku ketua IPMI Pusat juga menuturkan tujuan dari kegiatan tersebut.

“Tujuan kegiatan ini sebagai momen untuk merapatkan kembali barisan para aktivis dakwah sekolah sekaligus ajang mepererat ukhuwah diantara aktivis dakwah sekolah se-Indonesia,” ujarnya.

Diawal kegiatan ada sesi Success Story dengan menghadirkan 4 narasumber yaitu Qoriah Ul Ilmi Amirullah (ketua Rohis SMAN 17 Makassar), Nava Syafaat (ketua IPMI Daerah Makassar), Rahmatang (sekretaris IPMI Daerah Bone), dan Muflih Nur Amaliah (ketua IPMI Daerah Kendari).

“Sebagai seorang aktivis dakwah kita harus terus belajar dan upgrade ilmu”, ungkap Nava Syafaat pada sesi tersebut.

Turut hadir sebagai pemateri, dr. Muhyina Nur (Aktivis kemanusiaan serta penulis), beliau banyak mengungkap jika kondisi pandemi ini memberi banyak tantangan sehingga harus bisa beradaptasi dengan situasi yang ada.

Lebih lanjut, dr. Muhyina menyampaikan bahwa sebagai pejuang kebenaran harus segera berbuat untuk perubahan yang efeknya untuk dunia dan akhirat.

Reporter : Siti Zulaikha
(Editor : Ikhwan / BP)