Viral Masjid Ditengah Hutan, Dai Muda; Jangan Hanya Viral Dimedsos tapi Sepi Jamaah

oleh -Dibaca sebanyak 306 kali

Bulukumbapos.com – Fenomena masjid ditengah hutan yang terletak di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan, beberapa hari ini menjadi perbincangan warganet di media sosial.

Beberapa informasi yang dihimpun Bulukumbapos.com menyebutkan bahwa masjid yang terletak di Langkoa Desa Bontoloe Kec. Bontolempangan Kab. Gowa Sulawesi Selatan ini sudah didirikan sejak 5 tahun lalu, namun baru viral akhir-akhir ini usai diposting oleh beberapa warga yang penasaran dan berkunjung kesana.

Mengutip dari Boneterkini. Com, Camat Bontolempangan menuturkan bahwa lokasi masjid ini dulunya ada batu besar yang dikeramatkan warga sekitar, akhirnya oleh pemilik tanah yang diketahui bernama Puan menghancurkan batu besar tersebut lalu mendirikan masjid seperti saat ini, yang penggunaannya di manfaatkan pekerja kebun dari warga sekitar yang berjarak kurang lebih 1 kilometer dari pemukiman untuk shalat, dan kadang juga ditempati shalat oleh para pendaki Gunung Lompo Battang, karna lokasinya masjid ini memang berada di kaki gunung Lompo Battang.

Menyikapi fenomena ini, para Dai Muda Bulukumba yang tergabung dalam Majelis Dai Muda angkat bicara, Muflih salah satu pengurus Dai Muda mengatakan: “Jangan sampai hanya masjid di tengah hutan yang di viralkan dan kunjungi, tapi masjid ditengah kota didiamkan dan sepi dari jamaah”

Ikhwan Bahar Ketua Dai Muda Bulukumba, dalam rilisnya pada (Senin 25 November 2019) turut angkat bicara, ia mengingatkan beberapa hal: Jika mempelajari dari sejarah berdirinya, maka tujuan pendiri masjid itu mulia karna untuk merubah batu atau tempat yang dikeramatkan menjadi tempat shalat, namun ada hal yang perlu diingatkan pada masyarakat yang berkunjung kesana”.

“Perlu dingat bahwa itu masjid yang didirikan oleh manusia, bukan seperti pemahaman sebagian orang bahwa masjid didirikan Jin atau makhluk halus lainnya, dan kalaupun berkunjung kesana, maka silakan saja dan itu bagus, tapi niat kita selain untuk melihat secara langsung juga jangan lupa ibadah, shalatlah jika tiba waktu shalat, atau shalat dhuha jika berkunjung pagi hari atau bisa shalat mutlaq dan lainnya, karna itu masjid sebagai tempat ibadah bukan tempat rekreasi” Tutur Ustad Ikhwan Bahar.

Penulis: wan_bp
Follow Instagram@bulukumbapos