Wabup Apresiasi BPJS Cabang Bulukumba Gandeng Ormas Sosialisasikan Mobile JKN

oleh -
Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto

BulukumbaPos – Layanan JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat) kini menerapkan layanan dengan sistem Autodebet untuk pembayaran iuran peserta.

Hal ini diungkapkan Pimpinan BPJS Cabang Bulukumba Diah Eka Rini pada media ini beberapa waktu lalu: “Ya, ada fitur baru pada aplikasi Mobile JKN. Namanya fitur Pendaftaran Autodebet. Karena sebelumnya kami melihat, peserta sampai menunda pendaftaran hanya karena tidak memiliki rekening salah satu dari bank yang sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Dengan fitur ini, kendala tersebut dapat teratasi,”. Terangnya

Diah Eka Rini, Pimpinan BPJS Cabang Bulukumba

Lanjut Ibu Diah, begitu sapaan, akrabnya: “Untuk mengakses fitur Pendaftaran Autodebit ini sangat mudah. Setelah calon peserta atau peserta melakukan login pada aplikasi Mobil JKN, klik di bagian Tagihan lalu klik fitur Pendaftaran Autodebit sudah tersedia. Kemudian silakan pilih Autodebitnya. Lebih lanjut pilih Non Bank-Fintech untuk pendaftaran autodebit bukan bank dan silakan registrasi dan ikuti langkah selanjutnya sesuai petunjuk. Jangan lupa klik “Tambah” untuk menambahkan peserta yang akan di-autodebit-kan. Untuk top-up nya sendiri dapat dilakukan melalui PT Pos Indonesia dan Alfamart, dan untuk mensosialisasikan hal ini, kami telah menggandeng para dai muda di Majelis Dai Muda Bulukumba untuk membantu menyampaikan hal ini ke masyarakat”.

Wakil Bupati Bulukumba bersama Ust. Ikhwan Bahar Ketua Dai Muda Bulukumba

Dikonfirmasi terpisah, pada Jumat (14/6/2019), Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan Bulukumba ini: “Pemerintah daerah terus mensupport BPJS Kesehatan untuk terus mengajak masyarakat agar menjadi peserta layanan JKN-KIS ini, apalagi saat ini sistemnya sudah dimoderasi untuk memudahkan pembayaran dengan layanan autodebet, karna memang di kabupaten Bulukumba, masih ada sekitar 84 ribu penduduk yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan dari 400 ribu lebih penduduk, semoga dengan support dan keterlibatan para Dai Muda bisa membantu BPJS Kesehatan untuk mensosialisasikan hal ini ke masyarakat untuk kita saling menolong, jangan tunggu sakit baru mau daftar atau bayar BPJS “Tutup pria berkaca mata ini.(**ikhwan_bp)