Bawaslu Sosialisasi dan Tatap Muka dengan Masyarakat Rentan di Bira

oleh -Dibaca sebanyak 11 kali

Bulukumbapos.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulukumba melaksanakan sosialisasi dan tatap muka dengan kelompok masyarakat rentan, pada Kamis (19/12/2019).

Kegiatan yang berlangsung di Ball Room Hotel Same Resort Pantai Bira Bulukumba itu, selain di hadiri para Komisioner Bawaslu Bulukumba dan Bawaslu Provinsi (Azriy Yusuf) yang juga memberikan materi, juga dihadiri beberapa elemen dan kelompok masyarakat, diantaranya masyarakat adat Kajang, tokoh agama, tokoh wanita, tokoh pemuda, mahasiswa dan penyandang disabilitas di kab. Bulukumba.

Dalam kegiatan sosialisasi yang dikemas dengan model tanya jawab ini, menguak beberapa masalah dalam pesta demokrasi, baik Pilpres maupun Pemilukada yang lalu untuk menjadi bahan evaluasi pada pesta demokrasi Pilkada di kab. Bulukumba pada tahun depan.

Salahsatunya, dari kaum disabilitas yang tidak bisa menyampaikan hak demokrasinya karena adanya keterbatasan.

Hal tersebut, disampikan Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bulukumba Suherman Ria, saat menyampaikan masukannya.

Suherman meminta agar ada Undang -Undang (UU) atau regulasi Pemilu khususnya untuk untuk kaum difabel, yang tidak hanya sekadar kesepakatan yang bisa saja dilanggar.

Salah satunya, mengantar surat suara kerumah kaum disabilitas berat, lengkap dengan saksi agar hak demokrasi seluruh warga indonesia tanpa terkecuali bisa terakomodir.

“Jika demokrasi ingin dikatakan sukses, harusnya negara tidak membeda-bedakan masyarakatnya, termasuk kami kaum disabilitas yang harus diberi keistimewaan,” pinta Suherman.

Menanggapi hal itu, Anggota Bawaslu RI Ratnadewi Pettalolo mengatakan, jika masukan ini perlu menjadi perhatian khusus buat penyelenggara.

Karena menurut wanita berdarah Bugis ini, kualitas pemilu akan tercapai jika seluruh masyarakat berpartisipasi.

“Kaum disabilitas memang selalu dirugikan, untuknya itu kedepanya mereka harus menjadi perhatian khusus,” katanya.

Sekadar diketahui, turut hadir dalam kegiatan ini, yakni Majelis Dai Muda Bulukumba dan juga Komunitas Pejuang Subuh.

Ketua Dai Muda Ustaz Ikhwan Bahar, bahkan juga memberikan masukkan agar Bawaslu memberi juga pengawasan khusus pada calon peserta Pilkada yang menggunakan simbol dan fasilitas agama untuk berkampanye.
Penulis: ikhwan_bp
Follow Instagram@bulukumbapos